Rabu, 01 Mei 2013

MATERI TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN



MENERAPKAN FUNGSI PERIPHERAL DAN INSTALASI PC


Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.
Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)
Komponen dasar pada komputer terdiri dari input, process, output dan storage. Input device terdiri dari keyboard dan mouse, Process device adalah microprocessor (ALU, Internal Communication, Registers dan control section), Output device terdiri dari monitor dan printer, Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD ROM, Magnetic tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM. Sedangkan komponen Periferal Device merupakan komponen tambahan atau sebagai komponen yang belum ada atau tidak ada sebelumnya. Komponen Periferal ini contohnya : TV Tuner Card, Modem, Capture Card.
1. Unit Masukan ( Input Device )
Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) ddngan komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk bermain games atau permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk mengambil gambar sebagai gambar digital yang nantinya dapat dimanipulasi. Touch panel, dengan menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu proses akses file. Microphone, untuk merekam suara ke dalam komputer.
Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi dua yaitu :
• Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet, scanner.
• Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.
Unit masukan atau peralatan input ini terdiri dari beberapa macam peranti yaitu :
a. Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington. Keyboard yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun 1973, keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb dan wireless.

keyboard qwerty
Jenis-Jenis Keyboard :
1.) QWERTY
2.) DVORAK
3.) KLOCKENBERG
Keyboard yang biasanya dipakai adalah keyboard jenis QWERTY, yang bentuknya ini mirip seperti tuts pada mesin tik. Keyboard QWERTY memiliki empat bagian yaitu :
1. typewriter key
2. numeric key
3. function key
4. special function key.
b. Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click)Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.




perangkat mouse
Mouse Wireless
c. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.


Touch Pad






Touch Pad Track Ball








Pointing Stick

d. Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.

                                                                perangkat Light Pen



e. Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.




                                                       
Gambar Joy Stick dan Paddle Games
f. Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.

                                                          Barcode Reader

                                                                  contoh barcode
                                                                 Gambar Barcode
g. Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dari memori komputer selanjutnya, disimpan dalam harddisk ataupun floppy disk. Fungsi scanner ini mirip seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya dapat ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar. Selain scanner untuk gambar terdapat pula scan yang biasa digunakan untuk mendeteksi lembar jawaban komputer. Scanner yang biasa digunakan untuk melakukan scan lembar jawaban komputer adalah SCAN IR yang biasa digunakan untuk LJK (Lembar Jawaban Komputer) pada ulangan umum dan Ujian Nasional. Scan jenis ini terdiri dari lampu sensor yang disebut Optik, yang dapat mengenali jenis pensil 2B. Scanner yang beredar di pasaran adalah scanner untuk meng-copy gambar atau photo dan biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas OCR (Optical Character Recognition) untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks.

                                                                          Scanner

Saat ini telah dikembangkan scanner dengan teknologi DMR (Digital Mark Reader), dengan sistem kerja mirip seperti mesin scanner untuk koreksi lembar jawaban komputer, biodata dan formulir seperti formulir untuk pilihan sekolah. Dengan DMR lembar jawaban tidak harus dijawab menggunaan pensil 2 B, tapi dapat menggunakan alat tulis lainnya seperti pulpen dan spidol serta dapat menggunakan kertas biasa.
h. Kamera Digital
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga komputer mampu menerima input dari kamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera Digital dengan kualitas gambar lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan cara menyalin gambar yang menggunakan scanner. Ketajaman gambar dari kamera digital ini ditentukan oleh pixel-nya. Kemudahan dan kepraktisan alat ini sangat membantu banyak kegiatan dan pekerjaan. Kamera digital tidak memerlukan film sebagaimana kamera biasa. Gambar yang diambil dengan kamera digital disimpan ke dalam memori kamera tersebut dalam bentuk file, kemudian dapat dipindahkan atau ditransfer ke komputer. Kamera digital yang beredar di pasaran saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk mengambil gambar statis sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup atau bergerak seperti halnya video.



                                                                      kamera digital
i. Mikropon dan Headphone
Unit masukan ini berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer atau untuk mendengarkan suara. Dengan mikropon, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara kepada orang yang kita inginkan pada saat chating. Penggunaan mikropon ini tentunya memerlukan perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima input suara yaitu sound card dan speaker untuk mendengarkan suara.

                                                                       headphone
j. Graphics Pads
Teknologi Computer Aided Design (CAD) dapat membuat rancangan bangunan, rumah, mesin mobil, dan pesawat dengan menggunakan Graphics Pads. Graphics pads ini merupakan input masukan untuk menggambar objek pada monitor. Graphics pads yang digunakan mempunyai dua jenis. Pertama, menggunakan jarum (stylus) yang dihubungkan ke pad atau dengan memakai bantalan tegangan rendah, yang pada bantalan tersebut terdapat permukaan membrane sensitif sentuhan ( touch sensitive membrane surface). Tegangan rendah yang dikirimkan kemudian diterjemahkan menjadi koordinat X – Y. Kedua, menggunakan bantalan sensitif sentuh ( touch sensitive pad) tanpa menggunakan jarum. Cara kerjanya adalah dengan meletakkan kertas gambar pada bantalan, kemudian ditulisi dengan pensil.


2. Process device (unit Pemrosesan)
Power Supplay
Lower supplay menyediakan arus listrik untuk berbagai peralatan CPU power supplay mengkonversi listrik dan menyediakan aliran listrik tetap untuk digunakan komputer. Kualitas power supplay menentukan kwalitas kinerja komputer. Daya sebesar 300-400 wat yang disalurkan power supplay biasanya cukup bagi komputer yang digunakan untuk pengetikan ataupun grafik. Sementara, daya 400-500 watt dibutuhkan jika komputer bekerja menggunakan banyak menggunakan Periferal ( unit tambahan).

RAM (Random Access Memory) – Memory
RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory biasanya disebut dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi. pengertian ram lebih detail klik di sini

Kartu grafis (unit keluaran)
Kartu grafis, atau kartu video adalah kartu ekspansi yang berfungsi untuk menciptakan dan menampilkan tampilan-tampilan di layar. Kartu grafis ini terdiri dari rangkaian komponen elektronika. Biasanya tertancap pada slot di papan utama CPU pada komputer. Beberapa kartu grafis menawarkan fungsi lain, seperti menangkap video, dan adaptor untuk penala TV, menguraikan MPEG-2 dan MPEG-4, FireWire, dan menghubungkan menuju beberapa layar. Beberapa perusahaan yang membuat kartu grafis terkenal antara lain adalah ATI, Matrox, dan NVIDIA.

Prosesor (unit pemprosesan)
Pengertian Prosesor, atau yang biasanya disebut dengan CPU, adalah otak dari komputer. Prosesor adalah komponen yang mengeksekusi perhitungan kompleks yang memungkinkan komputer untuk bisa digunakan menjelajah internet, memutar lagu di iTunes, dan menjalankan sistem operasi.

Motherboard (unit pemprosesan)
Motherboard atau Papan induk adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung, motherboard biasa disingkat dengan kata mobo. Pada motherboard inilah perangkat keras seperti Harddisk, ram, prosesor, kartu grafis, dan perangkat keras lain dihubungkan.
Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.

3. Output device ( Unit keluaran )
Monitor
monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

Printer
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet.

speaker
Sepaker di sini pengertiannya sama dengan speaker pada umumnya, Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.




4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
Harddisk (HDD)
Harddisk bisa juga disebut Harddisk drive (HDD) atau hard drive (HD), Harddisk adalah sebuah salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sekunder, di dalam harddisk berisi piringan magnetis. Harddisk pertama kali diciptakan oleh salah satu insinyur IBM, ia adalah Reynold Johnson pada tahun 1956. Harddisk yang juga dikenal dengan nama piringan keras ini pertama kali terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki atau 0,6 meter, dengan kecepatan putaran mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB.
Data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.
Dalam perkembangannya harddisk ukuran fiskiknya menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Harddisk saat juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun kabel lain yang mendukung.

5. Periferal (unit tambahan)
Contoh perangkat keras komputer yang termasuk dalam unit tambahan atau periferal antara lain
Modem
pengertian Modulator adalah suatu rangkaian yang berfungsi melakukan proses modulasi, yaitu proses “menumpangkan” data pada frekuensi gelombang pembawa (carrier signal) ke sinyal informasi/pesan agar bisa dikirim ke penerima melalui media tertentu ( seperti media kabel atau udara), biasanya berupa gelombang sinus. Dalam hal ini sinyal pesan disebut juga sinyal pemodulasi. Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital dirubah menjadi sinyal Analog.

kartu suara
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:
- Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer.
- Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI
- Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire






BAB 2
Membuat Desain Sistem Keamanan Jaringan

Kompetensi Dasar :
15.1 Menentukan jenis-jenis keamanan jaringan
15.2 Mengidentifikasi pengendalian jaringan yang diperlukan
15.3 Memasang firewall
15.4 Mendesain sistem keamanan jaringan



1.     Menentukan Jenis Keamanan Jaringan
·     Dalam  masyarakat  pertanian  tanah    aset paling penting  negara dengan produksi
tani  terbesar memiliki kekuatan  bersaing.
·     Dalam  masyarakat  industri    kekuatan  modal  seperti memiliki cadangan  minyak
menjadi faktor utama dalam persaingan.
·     Dalam    masyarakat    berbasis  informasi dan  pengetahuan         informasi   adalah    komoditi
yang  sangat  penting  dan  aset  paling  berharga           Kemampuan  untuk  mendapatkan,
mengakses,  menyediakan,  menggunakan,  dan  menganalisis  informasi secara  cepat  dan
akurat.
Definisi Informasi :
·         Secara umum, informasi  didefinisikan  sebagai hasil dari aktivitas mental dan merupakanproduk abstrak yang ditransmisikan melalui medium.


  Dalam  bidang teknologi informasi dan komunikasi, informasi adalah hasil dari pemrosesan,manipulasi dan  pengaturan  data, yaitu sekumpulan fakta.

  Dalam    bidang    Keamanan  Informasi,  informasi diartikan  sebagai sebuah  aset  merupakan

  sesuatu yang memiliki nilai dan  karenanya harus dilindungi. Definisi ini mengikuti  ISO/IEC
27001.
Aspek keamanan informasi
Garfinkel and Spafford  mengemukakan bahwa keamanan komputer  (computer security)
melingkupi empat aspek, yaitu :
1.  Privacy
2.  Integrity
3.  Authentication
4.  availability.
Selain keempat hal di atas, masih ada dua aspek lain yang juga sering dibahas dalam kaitannya
dengan  electronic commerce, yaitu access control dan non-repudiation.

Berdasar spesifikasi dari OSI, aspek keamanan komputer meliputi :
•    Access Control, Perlindungan terhadap pemakaian tak legak
•    Authentication, Menyediakan jaminan identitas seseorang
•  
Confidentiality (kerahasiaan), Perlindungan terhadap pengungkapan identitas tak legal
•    Integrity, Melindungi dari pengubahan data yang tak legal
•    Non-repudiation (penyangkalan), Melindungi terhadap penolakan komunikasi yang sudah
pernah dilakukan.

Pendapat    yang  lain  mengatakan,  Aspek keamanan  informasi adalah  aspek-aspek  yang dilingkupi dan melingkupi keamanan informasi dalam sebuah sistem informasi. Aspek-aspek ini adalah :
·         Privacy  (privasi/kerahasiaan),  menjaga  kerahasiaan  informasi dari semua  pihak,  kecuali yang memiliki kewenangan;
·         Integrity (integritas), meyakinkan bahwa data tidak mengalami perubahan oleh yang tidak berhak atau oleh suatu hal lain yang tidak diketahui (misalnya buruknya transmisi data);
·         Authentication  (otentikasi/identifikasi),  pengecekan  terhadap  identitas  suatu  entitas,  bisa berupa orang, kartu kredit atau mesin;
·         Signature,  Digital  Signature  (tanda  tangan),  mengesahkan  suatu  informasi menjadi satu kesatuan di bawah suatu otoritas;
·         Authorization (otorisasi), pemberian hak/kewenangan kepada entitas lain di dalam sistem;
·         Validation (validasi), pengecekan keabsahan suatu otorisasi;
·         Access Control (kontrol akses), pembatasan akses terhadap entitas di dalam sistem;
·         Certificate  (sertifikasi),  pengesahan/pemberian  kuasa  suatu  informasi kepada  entitas  yang tepercaya;
·         Time  stamp  (pencatatan  waktu),  mencatat  waktu  pembuatan  atau  keberadaan  suatu informasi di dalam sistem;
·         Verification  (persaksian,  verifikasi),  memverifikasi pembuatan  dan  keberadaan  suatuinformasi di dalam sistem bukan oleh pembuatnya Acknowledgement (tanda terima), pemberitahuan bahwa informasi telah diterima;
·         Confirmation (konfirmasi), pemberitahuan bahwa suatu layanan informasi telah tersedia;
·         Ownership (kepemilikan), menyediakan suatu entitas dengan sah untuk menggunakan atau mengirimkan kepada pihak lain;
·         Anonymous  (anonimitas),  menyamarkan  identitas  dari entitas  terkait  dalam  suatu  proses transaksi;
·         Non-repudiation  (nirpenyangkalan),  mencegah  penyangkalan  dari suatu  entitas  atas kesepakatan atau perbuatan yang sudah dibuat;
·         Recall (penarikan), penarikan kembali suatu sertifikat atau otoritas.

Standar Kegiatan Keamanan Informasi
ISO/IEC  27001,  atau  lengkapnya  "ISO/IEC  27001:2005  -  Information  technology  --
Security  techniques  --  Information  security  management  systems  --  Requirements",  adalah
suatu standar sistem manajemen keamanan informasi (ISMS, information security management
system)  yang  diterbitkan  oleh ISO dan IEC pada  Oktober 2005.  Standar  yang  berasal dari BS
7799-2 ini ditujukan untuk digunakan bersama denganISO/IEC 27002, yang memberikan daftar
tujuan  pengendalian  keamanan  dan  merekomendasikan  suatu  rangkaian  pengendalian
keamanan spesifik.
Kegiatan keamanan dalam  ISO/IEC27001 terdiri dari 133 kontrol dan 11 domain Beberapa

ISO/IEC27001  mengadopsi   model proses    Plan-Do-Check-Act,  yang    digunakan  untuk
mengatur struktur seluruh proses ISMS. Dalam ISO/IEC27001, semua bukti hasil penilaian ISMS
harus  didokumentasikan;  sertifikasinya  harus  diaudit  secara  eksternal setiap  enam  bulan;  dan
seluruh  proses diulangi  sesudah  tiga tahun untuk terus mengatur ISMS.

1. Keterbukaan Informasi
·         Selain  memiliki banyak  keuntungan,  keterbukaan  akses  informasi tersebut  memunculkan
2. berbagai masalah baru, antara lain :
·         ·    Pemeliharaan validitas dan integritas data/informasi tersebut
·         ·    Jaminan ketersediaan informasi bagi pengguna yang berhak
·         ·    Pencegahan akses informasi dari yang tidak berhak
·         ·    Pencegahan akses sistem dari yang tidak berhak

Konsep 4R
Konsep  pengaturan  4R  berikut  ini adalah  cara  paling  efisien  untuk  memelihara  dan
mengontrol nilai  informasi.  4R  keamanan  informasi adalah  Right  Information  (Informasi yang
benar),  Right  People  (Orang  yang  tepat),    Right  Time  (Waktu  yang  tepat)  dan    Right  Form
(Bentuk yang tepat).

1.   Right  Information  mengacu  pada    ketepatan    dan  kelengkapan  informasi,  yang  menjaminintegritas informasi.
2.   Right  People    berarti informasi tersedia  hanya  bagi individu yang  berhak,  yang  menjaminkerahasiaan.
3.   Right  Time    mengacu  pada  aksesibilitas  informasi dan  penggunaannya    atas  permintaanentitas yang berhak. Ini menjamin ketersediaan.
4.   Right Form mengacu pada penyediaan informasi dalam format yang tepat.

Piramida Metodologi Kemananan
Berikut  ini adalah  piramida  metodologi  keamanan.  Secara  singkat  pada  piramida  di
bawah  ini telah  tergambar  unsur-unsur  apa  saja  yang  dibutuhkan  dalam  membangun  sebuah
sistem keamanan secara utuh



     
   
Gambar 1. Piramida Metodologi Keamanan
Orang yang Terlibat
1.   Administrator System  (SysAdmin), Network Admin, stakeholder
2.   Phreaker

Orang  yang  mengetahui sistem  telekomunikasi dan  memanfaatkan  kelemahan  sistem
pengamanan telepon tersebut

3.   Hacker
Orang  yang  mempelajari sistem  yang  biasanya  sukar  dimengerti  untuk  kemudian
mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang  dilakukannya.
Hacker tidak merusak sistem
4.   Craker
Orang yang mempelajari sistem dengan maksud jahat – Muncul karena sifat dasar manusia
(salah satunya merusak)

Ancaman Jaringan komputer dilihat dari BENTUKNYA :
•    Fisik (physical)
-    Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat   jaringan
-    Bencana alam (banjir, kebakaran, dll)     Major cause
-    Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
-    Wiretapping  Man the Middle Attack      Aktif / Pasif
-    Wardriving  Man the Middle Attack        Aktif / Pasif
-

•    Logik (logical)
-    Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
-    Virus
-    Sniffing, dan lain lain seperti tersebut di bawah ini

Ancaman Jaringan komputer dilihat dari JENIS-JENISNYA

Jenis-jenis Serangan Keamanan Informasi yang menjadi tren dan arah Keamanan Informasi:
1.   Probe
Probe  atau  yang  biasa  disebut  probing  adalah  usaha  untuk  mengakses  sistem  dan mendapatkan informasi tentang sistem

2.   Scan
Scan adalah probing dalam jumlah  besar menggunakan suatu tool

3.   Account compromise
Meliputi User compromize dan root compromize

4.   Packet Snifer
Adalah  sebuah  program  yan  menangkap  /  mngcaptur  data  dari paket  yang  lewat  di jaringan. (username, password, dan informasi penting lainnya)

5.   Hacking

Hacking adalah tindakan memperoleh akses ke komputer atau jaringan komputer untuk mendapatkan atau mengubah informasi tanpa otorisasi yang sah

6.   Denial-of-Service
Serangan  Denial-of-service (DoS) mencegah pengguna yang sah dari penggunaan layanan ketika pelaku mendapatkan akses tanpa izin ke mesin atau data.  Ini terjadi karena pelaku
membanjiri‘ jaringan dengan volume data yang besar atau sengaja  menghabiskan  sumber daya yang langka atau terbatas, seperti process control blocks atau koneksi jaringan yang tertunda. Atau mereka mengganggu komponen fisik jaringan atau memanipulasi data  yang
sedang dikirimkan, termasuk data terenkripsi.
7.   Malicious code (Kode Berbahaya)
Malicious code adalah program yang menyebabkan kerusakan sistem ketika dijalankan.
Virus, worm dan Trojan horse merupakan jenis-jenis malicious code.
a.   Virus  komputer adalah sebuah program komputer atau  kode  program  yang merusak sistem komputer dan data dengan mereplikasi  dirinya sendiri  melalui peng-copy-an ke program lain, boot sector komputer atau dokumen.
b.   Worm  adalah virus yang mereplikasi  dirinya sendiri yang tidak mengubah  file, tetapi  ada  di  memory  aktif, menggunakan  bagian dari sistem operasi yang otomatis dan biasanya  tidak  terlihat  bagi pengguna.  Replikasi mereka  yang  tidak  terkontrol memakan  sumber    daya    sistem,  melambatkan  atau  menghentikan  proses  lain.
Biasanya hanya jika ini terjadi keberadaan worm diketahui.
c.   Trojan horse  adalah program yang  sepertinya  bermanfaat dan/atau tidak berbahaya tetapi sesungguhnya  memiliki fungsi merusak  seperti unloading  hidden  program  atau
command scripts yang membuat sistem rentan gangguan.
8.   Social Engineering / Exploitation of Trust
Sekumpulan  teknik  untuk  memanipulasi orang  sehingga  orang  tersebut  membocorkan informasi rahasia.  Meskipun  hal ini mirip  dengan    permainan kepercayaan  atau  penipuan sederhana,  istilah  ini mengacu kepada penipuan untuk mendapatkan informasi atau akses sistem komputer.

Beberapa jebakan yang dapat dilakukan diantaranya dengan :
o  Memanfaatkan  kepercayaan orang dalam bersosialisasi dengan komputer.
o  Memanfaatkan  kesalahan  orang  secara  manusiawi misal :  kesalahan  ketik,  asal klik, next-next, dll
o  Bisa dengan cara membuat tampilan Login yang mirip (teknik fake login), diarahkan ketempat  lain,  juga  biasanya  dibuat  url yang  hampir  sama  untuk  web  contoh  kasus  :www.klikbca.com
9.   Phishing
Tindakan  pemalsuan  terhadap  data  /  identitas  resmi yang  dilakukan  untuk  hal yang
berkaitan  dengan  pemanfaatannya.  Phising  diawali dengan  mencuri  informasi personal
melalui Internet.  Phishing    telah  menjadi aktivitas  kriminal  yang  banyak  dilakukan  di
Internet.
10. Deface
perubahan terhadap tampilan suatu website secara illegal.
11. Carding
pencurian  data  terhadap  identitas  perbankan  seseorang,  misalnya  pencurian  nomor  kartu kredit, digunakan untuk memanfaatkan saldo yang terdapat pada rekening tersebut untuk keperluan belanja online.



 BAB 3
 Mengidentifikasi Pengendalian 
Jaringan yang Diperlukan 



Jaringan yang Diperlukan
Risk Management Model Lawrie  Brown  dalam  bukunya    menyarankan menggunakan  “Risk  Management  Model” untuk  menghadapi ancaman  (managing  threats).  Ada  tiga  komponen  yang  memberikan kontribusi kepada Risk, yaitu Asset, Vulnerabilities, dan Threats. Untuk  menanggulangi  resiko  (Risk)  tersebut  dilakukan  apa  yang  disebut  “countermeasures” yang dapat berupa:
•    usaha untuk mengurangi Threat
•    usaha untuk mengurangi Vulnerability
•    usaha untuk mengurangi impak (impact)
•    mendeteksi kejadian yang tidak bersahabat (hostile event)
•    kembali (recover) dari kejadian

Analisis SWOT

Analisis  SWOT (singkatan bahasa  Inggris dari  strengths  (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities   (kesempatan),  dan  threats  (ancaman)  adalah metode perencanaan  strategis yang  digunakan  untuk  mengevaluasi  kekuatan,  kelemahan, peluang,  dan  ancaman  dalam  suatu  keadaan  tertentu.  Dalam  tinjauan  keamanan  jaringan, analisis  SWOT  mencoba  memetakan  keadaan  yang  ingin  dicapai  yaitu  terciptanya  keamanan informasi dan keamanan jaringan, dan mengidentifikasikan faktor internal dan faktor  eksternalyang  membantu    dan  yang  membahayakan  tercapainya  keamanan  jaringan  dan  keamanan informasi.

 
  Teknik  ini  dibuat  oleh Albert  Humphrey,  yang  memimpin proyek  riset  pada Universitas Stanfordpada  dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan  menggunakan  data  dari  perusahaan-perusahaan Fortune 500


Setelah memetakan dan mengenali faktor-faktor tersebut, maka diperlukan usaha untuk
meningkatkan  strengths  (kekuatan),  mengurangi  dan  menutupi  weaknesses  (kelemahan),
memanfaatkan  opportunities  (kesempatan),  dan  juga  usaha  untuk  mengurangi  dan
mengantisipasi Threats (ancaman).

Port
Dalam  protokol  jaringan TCP/IP,  sebuah port adalah  mekanisme  yang  mengizinkan
sebuah  komputer  untuk  mendukung  beberapa  sesi  koneksi  dengan  komputer  lainnya  dan
program  di  dalam  jaringan.  Port  dapat  mengidentifikasikan  aplikasi  dan  layanan  yang menggunakan  koneksi di dalam  jaringan  TCP/IP.  Sehingga,  port  juga  mengidentifikasikan
sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien
atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server.
Port  dapat  dikenali dengan  angka 16-bit (dua  byte)  yang  disebut  dengan Port
Number dan  diklasifikasikan  dengan  jenis  protokol transport  apa  yang  digunakan,  ke
dalam Port  TCP dan Port  UDP.  Karena  memiliki angka  16-bit,  maka  total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 216 = 65536 buah.
Dilihat  dari penomorannya,  port  UDP  dan  TCP  dibagi menjadi tiga  jenis,  yakni sebagai
berikut:
Well-known  Port:  yang  pada  awalnya  berkisar  antara  0  hingga  255  tapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known  port,  selalu  merepresentasikan  layanan  jaringan  yang  sama,  dan  ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam  range  Well-known  port  masih  belum  ditetapkan  dan  direservasikan  untukdi gunakan  oleh  layanan  yang  bakal ada  di masa  depan. Well-known  port didefinisikan dalam RFC 1060.
Registered  Port:  Port-port  yang  digunakan  oleh  vendor-vendor  komputer  atau  jaringanyang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port  juga  diketahui dan  didaftarkan  oleh  IANA  tapi tidak  dialokasikan  secara  permanen, sehingga  vendor  lainnya  dapat  menggunakan  port  number  yang  sama.  Range  registered port  berkisar  dari 1024  hingga  49151  dan  beberapa  port  di antaranya  adalah Dynamically Assigned Port. Dynamically  Assigned  Port:  merupakan  port-port  yang  ditetapkan  oleh  sistem  operasi atau  aplikasi yang  digunakan  untuk  melayani  request  dari pengguna  sesuai dengan kebutuhan.  Dynamically  Assigned  Port  berkisar  dari 1024  hingga  65536  dan  dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.








BAB 4
Firewall



 
Pengertian Firewall : Adalah mekanisme kontrol akses pada level jaringan,  Aplikasi Penghambat  yang  dibangun    untuk  memisahkan  jaringan  privat  dengan  jaringan publik (Internet) Aplikasi diimplementasikan  pada  :  software,  hardware,  Router  Access,  ataupun  Server Access atau beberapa Router Acess ataupun beberapa Server Access Menggunakan suatu (rule)/Policy berupa daftar akses (Access List), dan metode lain untuk menjamin keamanan jaringan privat  

              Firewall adalah  salah  peralatan  atau  suatu  aplikasi pada  sistem  operasi  yang  dibutuhkan oleh  jaringan  komputer  untuk  melindungi intergritas  data/sistem  jaringan  dari serangan-serangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Caranya dengan melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang melewatinya.
Firewall tersusun  dari aturan-aturan  yang  diterapkan  baik  terhadap  hardware,  software
ataupun  sistem  itu  sendiri dengan  tujuan  untuk  melindungi jaringan,  baik  dengan  melakukan filterisasi,  membatasi,  ataupun  menolak  suatu  permintaan  koneksi dari jaringan  luar  lainnya seperti internet.

Pada  firewall terjadi beberapa  proses  yang  memungkinkannya   melindungi jaringan.  Ada
tiga macam Proses yang terjadi pada firewall, yaitu:

1.    Modifikasi header paket, digunakan untuk memodifikasi kualitas layanan bit paket TCP
sebelum mengalami proses routing.
2.    Translasi  alamat  jaringan,  translasi yang  terjadi dapat  berupa  translasi satu  ke  satu
(one to one), yaitu  satu alamat IP privat dipetakan kesatu alamat IP publik atau   translasi
banyak  kesatu  (many  to  one)  yaitu  beberapa  alamat  IP  privat  dipetakan  kesatu  alamat
publik.
3.    Filter  paket,  digunakan  untuk  menentukan  nasib  paket  apakah  dapat  diteruskan  atau tidak.

Jenis Firewall Hardware dan Software
1.    Software Firewall
     Adalah  program  yang  berjalan  pada  background  komputer.  Software  ini mengevaluasi
setiap request dari jaringan dan menetukan apakah request itu valid atau tidak.
Kelebihan
•    Harganya murah
•    Mudah dikonfigurasi
Kekurangan
•    Memakan sumber daya dari komputer (CPU,memory, disk)
•    Terdapat versi yang berbeda dan untuk OS yang berbeda pula
•    Dibutuhkan beberapa copy dan konfigurasi untuk tiap sistem dalam jaringan

2.    Hardware Firewall
           Adalah  firewall yang  dipasang  pada  komputer,  yang  menghubungkan  komputer  dengan modem
Kelebihan
•    Menyediakan  perlindungan yang lebih banyak dibandingkan software firewall
•    Beroperasi secara  independen  terhadap  sistem  operasi dan  aplikasi  perangkat
lunak, sehingga kompabilitasnya tinggi
Kekurangan
•    Cenderung lebih mahal

Teknologi Firewall
1.    Packet Filtering Gateway (Router, Cisco IOS, dll.) ->Stateless
2.    Application Level Gateway / Proxy-based (NAI Gauntled, Axent Raptor, dll.)
3.    Circuit Level Gateway
4.    Statefull Multi Layer Inspection Firewall (Checkpoint FW-1, PIX, dll.)

1.    Packet Filtering Gateway
Prinsip : adalah memperbolehkan (grant) atau membatalkan (deny) terhadap suatu access,
dengan beberapa variabel:
Source Address
Destination Address
Protocol (TCP/UDP)
Source Port number
Destination Port number
Packet filtering gateway dapat diartikan sebagai firewall yang bertugas melakukan filterisasi
terhadap paket-paket yang datang dari luar jaringan yang dilindunginya.
2.    Circuit Level Gateway
Model firewall ini bekerja  pada  bagian  Lapisan  transport  dari model referensi TCP/IP.
Firewall ini akan melakukan pengawasan terhadap awal hubungan TCP yang biasa disebut
sebagai TCP Handshaking, yaitu proses untuk menentukan apakah sesi hubungan tersebut
diperbolehkan  atau  tidak.  Bentuknya  hampir  sama  dengan  Application  Layer  Gateway  ,
hanya saja bagian yang difilter terdapat ada lapisan yang berbeda, yaitu berada pada layer
Transport.
3.    Application Level Gateway
Adalah  gateway  yang  bekerja  pada  level aplikasi pada  layer  OSI,  Model firewall ini juga
dapat disebut Proxy Firewall. Mekanismenya tidak hanya berdasarkan sumber, tujuan dan
atribut  paket,  tapi bisa  mencapai isi (  content  )  paket  tersebut.  Bila  kita  melihat  dari sisi
layer  TCP/IP,  firewall jenis  ini akan  melakukan  filterisasi pada  layer  aplikasi (  Application
Layer ).
4.    Statefull Packet-filter-Based Firewalls
Model firewall ini merupakan penggabungan dari ketiga firewall sebelumnya. Firewall jenis
ini akan  bekerja  pada  lapisan  Aplikasi,  Transport  dan  Internet.  Dengan  penggabungan
ketiga model firewall yaitu Packet Filtering Gateway, Application Layer Gateway dan Circuit
Level Gateway,  mungkin  dapat  dikatakan  firewall jenis  ini merupakan  firewall  yang
,memberikan fitur terbanyak dan memeberikan tingkat keamanan yang paling tinggi.


Beberapa Konfigurasi Firewall
1.    Screened Host Firewall (singled-homed bastion)
2.    Screened Host Firewall (Dual-homed bastion)
3.    Screened Subnet Firewall


Aplikasi pengendalian jaringan dengan menggunakan firewall dapat diimplementasikan dengan
menerapkan sejumlah aturan (chains) pada topologi yang sudah ada.

Dalam  hal pengendalian  jaringan  dengan  menggunakan  iptables,  ada  dua  hal yang  harus
diperhatikan yaitu:
1.    Koneksi paket yang menerapkan firewall yang digunakan.
2.    Konsep firewall yang diterapkan.
Dengan  dua  hal ini diharapkan  iptables  sebagai aturan  yang  mendefinisikan  firewall dapat
mengenali apakah koneksi yang terjadi berupa koneksi baru ( NEW) , koneksi yang telah ada (
ESTABLISH  ),  koneksi yang  memiliki relasi dengan  koneksi lainnya  (  RELATED  )  atau  koneksi
yang tidak valid ( INVALID ). Keempat macam koneksi itulah yang membuat IPTables disebut
Statefull Protocol .

Koneksi Paket
Koneksi paket yang dalam proses pengirimannya dari pengirim kepada penerima harus melalui
aturan firewall, dapat dikelompokan kepada tiga kelompok koneksi, yaitu :
1.    Koneksi TCP
2.    Koneksi IP
3.    Koneksi UDP


1.    Koneksi TCP
Sebuah  koneksi TCP   dikenal sebagai koneksi yang  bersifat  Connection  Oriented  yang
berarti sebelum melakukan pengiriman data, mesin-mesin tersebut akan melalui 3 langkah
cara berhubungan ( 3-way handshake ).

2.    Koneksi IP
Sebuah  frame  yang  diidentifikasi menggunakan  kelompok  protokol Internet (IP)  harus
melalui aturan firewall yang didefinisikan menggunakan protokol IP sebelum paket tersebut
mendapat jawaban koneksi dari tujuan paket tersebut.
Salah  satu  paket  yang  merupakan  kelompok  protokol IP  adalah  ICMP,  yang  sering
digunakan sebagai aplikasi pengujian koneksi ( link ) antar host.


3.    Koneksi UDP
Berbeda  dengan  koneksi TCP,  koneksi UDP  (Gambar  11.11)  bersifat  connectionless.
Sebuah  mesin  yang  mengirimkan  paket  UDP  tidak  akan  mendeteksi kesalahan  terhadap
pengiriman paket tersebut.
Paket  UDP  tidak  akan  mengirimkan  kembali paket-paket  yang  mengalami error.  Model
pengiriman paket ini akan lebih efisien pada koneksi broadcasting atau multicasting

Untuk  membangun  sebuah  firewall,  yang  harus  kita  ketahui pertama-tama  adalah
bagaimana sebuah paket diproses oleh firewall, apakah paket-paket  yang masuk akan di buang (  DROP  )  atau  diterima  (  ACCEPT  ),  atau  paket  tersebut  akan  diteruskan  (  FORWARD  )  ke jaringan yang lain. Salah  satu  tool yang  banyak  digunakan  untuk  keperluan  proses  pada  firewall adalah iptables. Program  iptables  adalah  program  administratif  untuk  Filter Paket  dan  NAT  (  Network Address  Translation).  Untuk  menjalankan  fungsinya,  iptables  dilengkapi dengan  tabel mangle, nat dan filter .

NAT (SNAT dan DNAT)


Salah  satu  kelebihan  IPTABLES  adalah  untuk  dapat  memfungsikan  komputer  kita  menjadi gateway menuju internet. Teknisnya membutuhkan tabel lain pada IPTABLES selain ketiga tabel diatas, yaitu tabel NAT SNAT digunakan untuk mengubah alamat IP pengirim ( source IP address ). Biasanya SNAT berguna untuk menjadikan komputer sebagai gateway menuju ke internet. Misalnya  komputer  kita  menggunakan  alamat  IP  192.168.0.1.  IP  tersebut  adalah  IP  lokal. SNAT akan mengubah IP lokal tersebut menjadi IP publik, misalnya 202.51.226.35. Begitu juga sebaliknya,  bila  komputer  lokal kita  bisa  di akses  dari internet  maka  DNAT  yang  akan digunakan.  Mangle pada IPTABLES banyak digunakan untuk menandai ( marking ) paket-paket untuk di gunakan  di proses-proses  selanjutnya.  Mangle  paling  banyak  di gunakan  untuk  bandwidth limiting atau pengaturan bandwidth.
Fitur  lain  dari mangle  adalah  kemampuan  untuk  mengubah  nilai Time  to  Live  (TTL)  pada paket dan TOS ( type of service ).  


 BAB 5

Mendesain Sistem Keamanan Jaringan 



Metode Keamanan Jaringan
Dalam  merencanakan  suatu  keamanan  jaringan,  ada  beberapa  metode  yang  dapat
ditetapkan, metode-metode tersebut adalah sebagai berikut :
1.    Pembatasan akses pada suatu jaringan
Ada beberapa konsep dalam pembatasan akses jaringan, yakni sebagai berikut :
a.    Internal Password Authentication
Password  local untuk  login  ke  sistem  harus  merupakan  password  yang  baik  serta
dijaga dengan baik. Pengguaan aplikasi shadow password akan sangat membantu.
b.    Server Based password authentication
Termasuk  dalam  metoda  ini misalnya  sistem  Kerberos  server,  TCP-wrapper,  dimana
setiap  service  yang  disediakan  oleh  server  tertentu  dibatasi dengan  suatu  daftar  host
dan user yang boleh dan tidak boleh menggunakan service tersebut
c.    Server-based token authentication
Metoda  ini  menggunakan  authentication  system  yang  lebih  ketat,  yaitu  dengan
penggunaan  token  /  smart  card,  sehingga  untuk  akses  tertentu  hanya  bisa  dilakukan
oleh login tertentu dengan menggunakan token khusus.
d.    Firewall dan Routing Control
Firewall melindungi   host-host  pada  sebuah  network  dari berbagai serangan.  Dengan
adanya  firewall,  semua  paket  ke  sistem  di belakang  firewall dari jaringan  luar  tidak
dapat dilakukan langsung. Semua hubungan harus dilakukan dengan mesin firewall
2.    Menggunakan Metode dan mekanisme  tertentu
•    Enkripsi
Salah satu cara pembatasan akses adalah dengan enkripsi. Proses enkripsi meng-encode
data dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh sistem yang mempunyai kunci untuk
membaca  data.  Proses  enkripsi dapat  dengan  menggunakan  software  atau  hardware.
Hasil enkripsi disebut cipher. Cipher kemudian didekripsi dengan device dan kunci yang
sama  tipenya  (sama  hardware/softwarenya,  sama  kuncinya).  Dalam  jaringan,  sistem
enkripsi harus  sama  antara  dua  host  yang  berkomunikasi.  Jadi diperlukan  kontrol
terhadap  kedua  sistem  yang  berkomunikasi.  Biasanya  enkripsi digunakan  untuk  suatu
sistem yang seluruhnya dikontrol oleh satu otoritas

Terminologi Kriptografi
Kriptografi  (cryptography)  merupakan  ilmu  dan  seni untuk  menjaga  pesan  agar
aman. (Cryptography is the art and science of keeping messages secure. [40]) “Crypto”
berarti “secret”  (rahasia)  dan  “graphy”  berarti  “writing”  (tulisan)  [3].  Para  pelaku  atau
praktisi kriptografi disebut cryptographers. Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic
algorithm),  disebut    cipher,  merupakan  persamaan  matematik  yang  digunakan  untuk
proses enkripsi dan dekripsi. Biasanya kedua persamaan matematik (untuk enkripsi dan
dekripsi) tersebut memiliki hubungan matematis yang cukup erat.

Terminologi Enskripsi - Dekripsi
Proses  yang  dilakukan  untuk  mengamankan  sebuah  pesan  (yang  disebut
plaintext)  menjadi pesan  yang  tersembunyi  (disebut    ciphertext)  adalah  enkripsi
(encryption).    Ciphertext  adalah  pesan  yang  sudah  tidak  dapat  dibaca  dengan  mudah.
Menurut ISO 7498-2, terminologi yang lebih tepat digunakan adalah “encipher”. Proses
sebaliknya,  untuk  mengubah    ciphertext  menjadi   plaintext,  disebut  dekripsi
(decryption). Menurut ISO 7498-2, terminologi yang lebih tepat untuk proses ini adalah
“decipher”.

•    Digital Signature
Digunakan  untuk  menyediakan  authentication,  perlindungan,  integritas,  dan  non-
repudiation
•    Algoritma Checksum/Hash
Digunakan  untuk  menyediakan  perlindungan  integritas,  dan  dapat  menyediakan
authentication
•    Satu atau lebih mekanisme dikombinasikan untuk menyediakan security service

3.    Pemonitoran terjadwal terhadap jaringan
Dengan  adanya  pemantauan  yang  teratur,  maka  penggunaan  sistem  oleh  yang  tidak
berhak  dapat  dihindari /  cepat  diketahui.  Untuk  mendeteksi aktifitas  yang  tidak  normal,
maka  perlu  diketahui aktifitas  yang  normal.  Proses  apa  saja  yang  berjalan  pada  saat
aktifitas  normal.  Siapa  saja  yang  biasanya  login  pada  saat  tersebut.  Siapa  saja  yang
biasanya    login  diluar  jam  kerja.  Bila  terjadi keganjilan,  maka  perlu  segera  diperiksa.  Bila hal-hal yang mencurigakan terjadi, maka perlu dijaga kemungkinan adanya intruder.

Metodologi    keamanan  informasi    bertujuan  untuk  meminimalisasi    kerusakan  dan
memelihara keberlangsungan bisnis dengan memerhatikan semua kemungkinan kelemahan dan
ancaman  terhadap  aset  informasi.  Untuk    menjamin  keberlangsungan    bisnis,  metodologi
keamanan  informasi   berusaha  memastikan  kerahasiaan,  integritas  dan  ketersediaan  aset
informasi internal.  Hal ini termasuk  penerapan    metode  dan  kontrol manajemen    risiko.  Pada dasarnya, yang dibutuhkan adalah rencana yang bagus  dan  meliputi  aspek administratif, fisik, serta teknis dari keamanan informasi.
Beberapa  Langkah  dalam  perancangan  Sistem  dengan  memperhatikan  aspek  Keamanan Jaringan :
1.    Menentukan topologi jaringan yang akan digunakan.
2.    Menentukan kebijakan atau policy .
3.    Menentukan aplikasi – aplikasi atau servis-servis apa saja yang akan berjalan.
4.    Menentukan  pengguna-pengguna  mana  saja  yang  akan  dikenakan  oleh  satu  atau  lebih aturan firewall.
5.    Menerapkan kebijakan, aturan, dan prosedur dalam implementasi firewall.
6.    Sosialisasi kebijakan, aturan, dan prosedur yang sudah diterapkan.

Arsitektur sistem IDS

Intrusion Detection System (IDS) pada implementasi tugas akhir ini  tediri dari komponen
komponen / modul :
1.    Sensor modul
2.    Analyzer modul
3.    Database system



Sensor  berfungsi untuk  mengambil data  dari jaringan.  Sensor  merupakan  bagian  dari
sistem  deteksi  dini  dari  IDS.  Untuk  itu  digunakan  suatu    program  yang  berfungsi sebagai intrusion  detector  dengan  kemampuan  packet  logging  dan  analisis  traffik  yang  realtime.
Analyzer berfungsi untuk  analisa paket yang lewat pada jaringan. Informasi dari analyzer yang
akan menjadi input bagi sistem lainnya.  Salah satu perangkat lunak yang sering digunakan pada IDS adalah snort, karena snort mempunyai kemampuan    menjadi sensor  dan  analyzer  serta  sesuai untuk  diterapkan  pada rancangan sistem keamanan. Arsitektur  Sistem  AIRIDS  Automatic  Interactive  Reactive  Intrusion  Detection System AIRIDS  merupakan  suatu  metode  kemanan  jaringan  yang  bertujuan  untuk  membentuk suatu  arsitektur  sistem keamanan  yang  terintegrasi antara  Intrusion  Detection  System  (IDS),Firewall System, Database System dan Monitoring System.

komponen-komponen / modul  AIRIDS berupa :
1.    Intrusion detection system (IDS)
a.    Sensor modul
b.    Analyzer  modul
2.    Database system
3.    Monitoring system
4.    Firewall system
5.    SMS system (optional)